FUSION : FUNGSI DASAR FUSION

Tutorial kali ini kita akan membahas bagaimana menampilkan data lidar, mengeluarkan citra referensi, menampilkan pada LDV, dan lainya yang merupakan fungsi dasar dari software FUSION. Pertama buka software fusion, untuk mengeluarkan data pilih Raw data untuk menampilkan data lidar.

fusion-0105

Maka akan muncul jendela open, arahkan ke folder tempat kita menyimpan dan pilih file data lidar dengan nama lda_4800k_data.lda dan klik Open.

fusion-0102

Maka akan muncul jendela Data files yang berfungsi untuk mengubah simbologi data lidar, untuk sementara kita akan mengikuti default. Klik OK

fusion-0103

Kita akan menyimpan project kita, pilih File ‣ Save As dan beri nama project yang kita buat sesuai dengan kebutuhan kita.

fusion-0104

Selanjutnya kita akan menampilkan citra referensi, pilih Image

fusion-0106

Maka akan muncul jendela open, pilih file citra kita dalam kasus ini berformat .jpg, yaitu orthophoto_4800k.jpg. klik Open

fusion-0107

Maka akan muncul citra referensi seperti gambar di bawah.

fusion-0108

FUSION memerlukan citra referensi sebelum kita dapat menampilkannya di LDV, oleh sebab itu kita harus memiliki citra referensi dan jika kita tidak memiliki citra referensi maka kita dapat membuatnya melalui data lidar yaitu citra intensitas dari raw data lidar. pilih Tools ‣ Miscellaneous utilities ‣ Crrate an image using LIDAR point data…

fusion-0109

Pilih file lda_4800k_data.lda

fusion-0110

Maka akan muncul jendela Image creator, banyak pilihan disana yang jelas, pilih Create image

fusion-0112

Simpan dengan nama yang sesuai, hasilnya adalah seperti di bawah.

fusion-0111

Sekarang kita akan menampilkan sampel pada jendela LDV. Untuk menbuat sampel dan menampilkan data lidar secara 3D, kita tinggal membuat kotakan pada citra referensi seperti gambar di bawah,

fusion-0114

Kemudian akan muncul tampilan 3D seperti gambar di bawah. Untuk memudahkan malakukan navigasi pada jendela LDV berikut tips dasar. LMB (left mouse button) dan RMB (right mouse button). LMB + menggerakkan mouse maka kita dapat menggerakkan tampilan 3D kita sesuai kebutuhan, LMB + ctrl + mouse ke bawah = zoom in, LMB + ctrl + mouse ke atas = zoom out, dan RMB untuk memunculkan menu pada LDV. Untuk mengetahui seluruh fungsi LDV maka klik pada About LDV and Keystroke guide.

fusion-0116

Maka akan muncul pertama jendela tentang LDV dan beberapa tombol – tombol yang berfungsi untuk mempermudah operasi. Klik OK

fusion-0115

Selanjutnya kita akan menambahkan bare earth model (model DEM), klik pada Bare earth

fusion-0101

Maka akan muncul jendela Open, pilih file 48000K_ground_surface.dtm, klik Open

fusion-0118

Maka akan muncul jendela Surface model, kita dapat menerima default atau dapat mengatur interval konturnya dan warna konturnya, klik OK

fusion-0119

Model DEM akan ditampilkan dalam bentuk kontur di atas citra orthophoto.

fusion-0120

Klik pada Repeat last sample pada fusion toolbar, maka jendela LDV akan muncul. Klik kanan pada jendela LDV dan pilih Surface atau Alt + U,

fusion-0122

Maka model DEM akan muncul di bawah titik – titik point lidar.

fusion-0123

Untuk menghilangkan titik – titik point lidar dan hanya menampilkan bare earth, klik kanan pilih Data,

fusion-0124

Maka akan mucul sebagai berikut, jika kita ingin menampilkan titik – titik point maka klik lagi pada Data atau Alt + D

fusion-0125

Kita akan mengeksplore FUSION Sample option, fusion memiliki beberapa cara untuk mengambil sample dan menampilkan data lidar. Kali ini kita akan menampilkan beberapa. Pertama pilih sample option pada toolbar fusion,

fusion-0126

Maka akan muncul jendela Sample option seperti gambar di bawah. Pilihan Sample shape pada kotak A : default Sample shape adalah stroke box tapi kita dapat memilih opsi lainya. Fixed circle sangat berguna untuk mendefinisikan radius plot, dimana ketika kita memilih fixed box dan fixed circle kita harus memasukkan ukuran plot kita. Pilihan Option pada kolom B pada tutorial kali ini hanya Subtract ground elevation from each return yang berguna untuk membuat datar permukaan yang bergelombang sehingga ketinggian di atas permukaan dengan mudah diinterpretasi. Pilihan Bare earth filter atau Canopy surface filter pada kolom C, berguna untuk melakukan filter terhadap titik – titik lidar. Pilihan Decimation pada kolom D, berfungsi untuk mengurangi kerapatan titik – titik lidar pada area yang kita sample terutama pada area sample yang luas.

fusion-0127

Pilihan Return berguna untuk menampilkan klasifikasi lidar mana yang di tampilkan. Pilihan Color berfungsi untuk mengganti tampilan lidar pada LDV sesuai yang kita butuhkan. Pilihan Truncate attribute range berguna untuk melakukan perentangan histogram sehingga data yang kita miliki lebih mudah diinterpretasi.
Pilih pada sample shape Stroked circle, kemudian buat lingkaran pada citra orthophoto dengan mendrag mouse,

fusion-0128

Maka akan muncul jendela LDV dengan sampel berbentuk lingkaran seperti gambar di bawah.

fusion-0129

Tutup jendela LDV, kembali pada Sample option pada pilihan sample shape pilih Stroked box  dan pada pilihan Decrimation isikan 200, kemudian  klik OK.

fusion-0130

Kita akan mendapati bahwa permukaan tanah tidak datar tapi bergelombang sesuai dengan kenyataan,

fusion-0132

Selanjutnya kita kembali ke sample option pada pilihan Option pilih Subtract ground elevation from each return, kemuadian klik OK dan clik pada Repeat Last Sample,

fusion-0131

maka permukaan tanah akan tampak datar sehingga memudahkan kita membandingkan ketinggian objek di atas permukaan tanah.

fusion-0133

Selanjutnya pada pilihan Bare Earth Filter pilih Exclude points close to surface dan ubah Tolerance menjadi 2 dimana defaultnya adalah 0,5.

fusion-0134

kemuadian klik OK dan clik pada Repeat Last Sample, maka akan muncul hasil seperti di bawah, dimana titik – titik di sekitar permukaan tanah hilang.

fusion-0135

Selanjutnya pada pilihan Bare Earth Filter pilih Include all points, dan pada pilihan warna pilih Color using image.

fusion-0136

kemuadian klik OK dan clik pada Repeat Last Sample, maka akan muncul hasil seperti di bawah, dimana warna data lidar akan sesuai dengan warna pada gambar orthophoto.

fusion-0137

 

Selanjutnya kita akan mengeksplore cara menampilkan data lidar pada LDV, pertama kita akan mencoba cara menampilkan seluruh titik atau sebagian titik saat digerakkan, dimana jika kita menampilkan seluruh titik maka komputer akan memproses secara berat sedangnkan jika sebagian titik komputer akan bekerja lebih ringan. Klik kanan pada LDV, kemudian pilih Draw all points when moving

fusion-0143

Maka tampilannya sebagai berikut,

fusion-0151

Kemudian kita dapat mengganti bentuk dari setiap titik – titik point dengan memilih Marker… ketika klik kanan pada LDV.

fusion-0144

Berikut adalah opsi yang disediakan pada jendela Point marker, pilih dan lakukan coba – coba, jika kita memilih marker Ball

fusion-0138

Maka akan muncul sebagai berikut,

fusion-0150

Sekarang kita kembali ke sample option, pada pilihan color pilih Color by Intensity, dimana data akan ditampilkan sesuai dengan nilai intensitas energi yang dikembalikan atau nilai NIR, kemuadian klik OK dan clik pada Repeat Last Sample. Tampilan akan seperti gambar di bawah, tapi berdasarkan tersebut kita masih sulit untk melakukan interpretasi pada data tersebut, sehingga kita perlu melakukan perubahan pada tampilan citra.

fusion-0148

Kita dapat lihat pada legenda intensity yaitu berkisar 0.50 sampai 93.00 dan kita centang pada histogram yang terdapat di bawah legenda intensity, makan akan muncul gambar histogram, dimana kita akan mengetahui dimana histogram berkumpul, sehingga kita dapat menentukan nilai perentangan, dalam kasus ini kita menggunakan minimal 1 dan maksimal 30. Isikan pada Truncate atttribute range min:1 dan max: 30.

fusion-0146

Maka hasilnya adalah sebagai berikut, dimana kita dapat membedakan dengan jelas objek yang memantulkan nilai intensitas dan yang lebih sedikit, seperti vegetasi dan jalan terlihat bedanya.

fusion-0149

Sumber : https://gisday.wordpress.com

*** SEMOGA BERMANFAAT ***

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s