FUSION : PENGENALAN DAN PENGATURAN DASAR

Software FUSION/LDV pada dasarnya dikembangkan untuk membantu peneliti untuk mengerti, mengeksplor, dan menganalisis data LIDAR. Data yang dihasilkan pada misi perekaman LIDAR umumnya tidak dapat digunakan pada software GIS atau pengolahan citra tanpa pengolahan yang ekstensif terlebih dahulu.

Sistem analisis dan visualisasi data LIDAR terdiri dari dua program yaitu FUSION, LDV (LIDAR data viewer), dan berbagai koleksi program yang spesifik dan berbentuk command line. Tampilan utama pada FUSION terdiri dari jendela tampilan (untuk menampilkan data) dan jendela kontrol (untuk melakukan analisis data). FUSION menampilakan seluruh data pada project menggunakan tampilan 2D seperti pada sistem informasi geografi pada umumnya. FUSION dapat digunakan untuk berbagai macam data seperti, shapefile, citra, digital terrain model, canopy surface model, dan LIDAR return data. LDV menyediakan tampilan visualisasi 3D untuk memeriksa dan mengukur secara ekplisit spasial sebagian potongan data. Command line menyediakan program untuk analisis yang spesifik dan kemampuan untuk pemrosesan data yang menjadikan FUSION sesuai untuk pengolahan data LIDAR yang besar.

Kali ini kita akan memulai pengenalan FUSION, dimana download sofware dan bagaimana menginstallnya, membuat shortcuts untuk memudahkan kita, menambahkan fusion.exe ke dalam environment windows, mengunduh contoh data, dan mengatur folder.

Pertama kita akan download software melalui http://forsys.cfr.washington.edu/fusion/fusionlatest.html , untuk download klik pada “Install File” dan simpan pada tempat yang kita inginkan.

fusion-0201

Kemudian install software Fusion_Install.exe, biarkan default pada komponen tampilan pertama, kemudian klik Next, biarkan tetap lokasi tempat hasil instalasi, Klik Next, dan biarkan default Start Menu Folder, kemudian klik Install, setelah semua instalasi selesai, Klik Close

fusion-0203

Setelah instalasi software selesai, kita akan membuat beberapa shortcut untuk membuat kita lebih efisien dalam menjalankan analisis data LIDAR menggunakan FUSION. Shortcut yang perlu dibuat adalah command prompt (cmd.exe), Fusion (Fusion.exe), dan Fusion_Manual.pdf, dan Notepad (notepad.exe).

fusion-0204

Selanjutnya Menambahkan Fusion.exe kedalam Environment Variabel Windows, yang berfungsi untuk memudahkan dalam menjalankan fusion karena melibatkan command prompt. Tahapan ini memberikan keuntungan dalam memproses data lidar yang besar. Pertama buka Start Menu  My Computer

fusion-0205

Pilih System Properties

fusion-0206

Pilih pada Advance System Setting

fusion-0207

Pada tab Advance, pilih Environment Variables…

fusion-0208

Klik pada PATH: klik Edit

fusion-0209

Ganti Variable value menjadi tempat dimana fusion.exe disimpan, contoh pada tutorial ini, c:\fusion

fusion-0210

Klik OK, jika sudah kita akan mencoba menguji environment variable yang baru melalui command prompt. Buka command prompt ketikkan pada command prompt secara langsung, catalog.exe. Jika berhasil maka akan tampat seperti di bawah.

fusion-0211

Selanjutnya kita akan mendownload sampel data yang akan digunakan pada tutorial ini. Data dapat diunduh pada http://forsys.cfr.washington.edu/fusion/fusionlatest.html. Pada halaman website pilih Example data (State Plane, WA south zone) (124 Mb), maka file kan terdownload dengan nama FUSION_ExampleData.exe.

fusion-0212

Setelah file terdownload, inastall FUSION_ExampleData.exe, maka akan muncul kotak dialog FUSION Example Data Setup. Klik Next pada Choose Component, setelah itu pada Choose Install Location ganti lokasi folder sesuai yang kita ingin kan dapat berupa default atau kita ganti. Dalam tutorial ini kita akan mengubah letak folder  pada C:\lidar\SampleData\FUSION, dimana sebelumnya kita telah membuat folder baru di C:\ buat folder baru dengan nama folder lidar, dan pada folder lidar kita buat folder baru dengan nama SempleData, sedangkan folder FUSION muncul secara otomatis. Kemudian klik pada tombol Install.

fusion-0213

Selanjutnya mengatur folder agar lebih rapi, buka C:\lidar\SampleData maka disana tidak akan kita jumpai data, tapi kita akan menemukan dua folder yang dibuat secara otomatis yaitu “FUSION” dan “Example”, buka folder “Example” dan pindahkan data yang ada ke folder “SampleData”. Dan terakhir delete folder “FUSION” dan “Example”.

fusion-0214

Sumber: https://gisday.wordpress.com oleh  Qiusheng Wu

*** SEMOGA BERMANFAAT ***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s