ILWIS : PENAJAMAN CITRA METODE EKUALISASI HISTOGRAM

Tujuan: mengetahui teknik penajaman citra (image enhancement) khususnya ekualisasi histogram melalui perangkat lunak ILWIS

Data: Landsat TM dapat diunduh disini

Ekualisasi histogram adalah teknik penajaman citra non-linear. Pada metode ini, DN didistribusikan berdasarkan frekuensinya. Semakin tinggi frekuensi kemunculan nilai DN pada histogram semakin beragam derajat keabuannya.

01

Perbedaan antara citra tanpa penajaman, perentangan kontras linear, dan ekualisasi histrogram terdapat pada gambar diatas. Pada perentangan kontras linear nilai piksel yang semula 58 – 158 dibuat menjadi 0 – 255 dan ditarik secara linear nilai 58 menjadi 0 dan 158 menjadi 255 serta didalamnya nilai-nilai yang lain juga direntangkan secara linear dan merata. Beda halnya dengan ekualisasi histogram nilai maksimum dan minimum citra output memang sama yaitu 0 dan 255, 58 menjadi 0 dan 158 menjadi 255. Namun, nilai piksel selain itu ditarik/direntangkan berdasarkan frekuensinya. Pada gambar diatas frekuensi nilai 108 – 158 lebih tinggi disbanding frekuensi 58 – 108 (lihat histogram). Oleh karena itu nilai 108 – 158 direntangkan lebih luas pada nilai baru 38 – 228 sementara nilai 58 – 108 hanya pada nilai baru 0 – 38.  Berikut ini dijelaskan metode ekualisasi histogram pada sorftware ILWIS

Buka ILWIS dan datanya

                                         02

Klik Operation -> Image processing -> Strech

                                     03

Isi kotak dialog stretch dengan informasi yang dibutuhkan. Raster map diisi citra mentah yang akan direntangkan kontrasnya. Stretch method pilihlah histogram equalization dengan interval 256 dan output rastermap dengan nama file keluaran yang diinginkan. Klik show

                        04

Hasil citra perentangan ekualisasi histogram akan memiliki warna pseudo seperti gambar dibawah ini

                     05

Untuk merubah warnanya menjadi grey dapat melalui Tmb1_ekualisasihistogram -> display tools -> portrayal -> Pilih GRAY dan klik apply

                      06

07

Histogram citra hasil perentangan ekualisasi histogram dapat dilihat pada jendela utama.

08

Buka histogram tersebut. Nilai piksel baru yaitu dari 0 – 256 memiliki julat nilai yang berbeda-beda disesuaikan dengan frekuensi nilai piksel pada citra mentah.

09

Berikut ini dibandingkan histogram antara citra mentah, perentangan kontras linear, dan ekualisasi histogram.

                101112

Histogram citra mentah direntangkan secara linear pada gambar kedua, sehingga setiap nilai memiliki jarak yang sama dan seragam sementara pada gambar ketika terdapat perbedaan jarak karena dipengaruhi frekuensi nilai piksel yang ada pada citra mentah. Semakin tinggi frekuensi maka jarak nilai semakin besar

 13

Gambar 1 adalah citra mentah, gambar 2 adalah citra perentangan linear, dan gambar ketiga adalah citra ekualisasi histogram. Citra ekualisasi histogram memiliki kekontrasan yang paling tinggi diantara 2 citra lainnya. Citra ekualisasi histogram memiliki kekontrasan antara objek yang lebih jelas daripada citra perentangan linear.

*** SEMOGA BERMANFAAT ***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s