KOREKSI TOPOGRAFI

Tulisan kali ini akan membahas mengenai koreksi topografi yang dipahami berdasarkan suatu penelitian. Tujuan penulisan diharapkan pembaca dapat memahami koreksi topografi, 5 jenis topografi, dan metode penilaian koreksi topografi terbaik. Paper rujukan tulisan ini dapat diunduh secara gratis di: http://www.mdpi.com/2072-4292/6/4/2745. Berikut ringkasan dan sedikit tambahan mengenai paper tersebut.

Koreksi topografi merupakan salah satu bagian dari pra pengolahan citra satelit untuk menghilangkan efek topografi sehingga nilai pantulan di citra tidak lagi dipengaruhi oleh kemiringan lereng.

Terdapat 5 jenis koreksi topografi berdasarkan penelitian ini yaitu:

  1. Cosine
  2. C-HuangWei
  3. SCS+C
  4. Minnaert
  5. Minnaert+SCS

Kelima jenis koreksi topografi diniliai berdasarkan

  1. Inspeksi Visual
  2. Reduksi Standar Deviasi pada kemiringan lereng yang berbeda
  3. Analisis korelasi

Proses koreksi radiometrik yaitu merubah Digital Number pada citra mentah menjadi nilai radians. Nilai radians kemudian dirubah menjadi nilai pantulan permukaan. Biasanya proses pra pengolahan citra hanya sampai pada tahap ini. Koreksi topografi merupakan proses merubah nilai pantulan permukaan menjadi nilai pantulan permukaan horizontal. Diharapkan dengan adanya koreksi topografi, hasil pengolahan citra digital lebih akurat secara kuantitas.

koreksi-topografi-1

Berikut 5 model koreksi topografi berdasarkan penelitian tersebut. Parameter yang mempengaruhinya antara lain:

  1. Sudut zenit matahari
  2. Sudut insiden matahari
  3. Sudut zenith
  4. Sudut insiden sensor
  5. Kemiringan lereng
  6. Konstanta minnaert

Konstanta minnaert dipengaruhi oleh jenis saluran citra penginderaan jauh dan kasar/halus permukaan objek (lambertian/ non lambertian objek). Fungsi konstanta minnaert adalah setiap saluran sensor pj dapat menerima energi yang dipantulkan objek. Apabila energi yang dipantulkan objek tinggi, tetapi julat saluran tidak dapat menerima, maka konstanta minnaert berfungsi meninggikan julat saluran agar dapat menerima energi tersebut, dan sebaliknya. Energi objek dipengaruhi pula oleh jenis permukaan bersifat lambertian atau non lambertian.

koreksi-topografi-2

Gambar diatas menunjukan kemungkinan hubungan antara matahari-permukaan-sensor. Terdapat 3 kemungkinan yaitu:

  1. Sudut zenit matahari = sudut insiden matahari, sudut insiden sensor = sudut zenit sensor, sensor merekam oblique, dan kondisi permukaan datar
  2. Sudut zenit matahari > sudut insiden matahari, sudut insiden sensor > sudut zenit sensor, sudut insiden sensor = sudut kemiringan lereng + sudut zenit sensor, lereng seperti gambar a
  3. Sudut senit matahari < sudut insiden matahari, sudut insiden sensor < sudut zenit sensor, sudut zenit sensor = sudut kemiringan lereng + sudut zenit sensor, lereng seperti gambar b

Perbandingan 5 jenis koreksi topografi berdasarkan analisis korelasi dilakukan untuk menentukan jenis koreksi terbaik. Analisis korelasi membandingan 2 variabel yaitu cos i (sudut insiden) sebagai variable independen (x) dan nilai reflektan permukaan horizontal sebagai variable dependen (y). Menurut teori, pada wilayah yang luas, terdapat hubungan antara sudut insiden matahari dan nilai reflektan. Semakin besar nilai sudut insiden maka nilai reflektan semakin besar. Oleh karena itu, jika sudut insiden matahari sudah tidak berpengaruh terhadap nilai reflektan, dapat dikatakan sudah terkoreksi topografi. Semakin kecil koefisien korelasi antara cos I (sudut inside) dan nilai reflektan maka koreksi topografi semakin baik.

koreksi-topografi-3

Berdasarkan grafik diatas, citra asli (original image) memiliki hubungan kuat antara cos I dan nilai reflektan ditunjukan dengan garis tengah yang semakin naik. Koreksi topografi yang paling baik adalah Minnaert+SCS karena koefisien korelasinya paling rendah (garis tengah hampir horizontal/tidak ada hubungan). Selain itu ditunjukan pula pada tabel dibawah tentang koefisien korelasi masing-masing koreksi. Minnaert+SCS mempunyai nilai paling kecil yaitu 0.0246.

Sumber:

Gao, Ming-Liang; Zhao, Wen-Ji; Gong, Zhao-Ning; Gong, Hui-Li; Chen, Zhen; Tang, Xin-Ming. Topographic Correction of ZY-3 Satellite Images and Its Effects on Estimation of Shrub Leaf Biomass in Mountainous Areas. Remote Sensing20146, 2745-2764.

***SEMOGA BERMANFAAT***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s