Tutorial Rekonstruksi Model 3D Menggunakan Agisoft Photoscan #1

Tujuan tutorial kali ini untuk merekonstruksi model 3D

Bahan yang dibutuhkan adalah foto yang bertampalan, contoh : foto udara candi Ijo. Foto yang digunakan berasal dari pemotretan secara condong (obliq) yang membentuk sudut tertentu terhadap objek.

Sekilas tentang Agisoft

Agisotf merupakan sebuah perangkat lunak yang diproduksi oleh Agisoft LCC tahun 2006. Perusahaan riset yang inovatif bergerak di bidang teknologi komputer dalam algoritma pengolahan citra dengan teknik fotogrametri digital. Produk-produk agisoft diantaranya agisoft photoscan, agisoft lens, agisoft stereo. Agisoft Lens, software yang digunakan untuk kalibrasi kamera otomatis dengan target kalibrasi di layar LCD. Agisoft StereoScan, digunakan dalam pembuatan model 3D dari pasangan gambar stereo. Agisoft PhotoScan digunakan untuk membangun rekonstruksi 3D, visualisasi, survei dan tugas pemetaan

Agisoft Photoscan memiliki fitur-fitur antara lain Photogrammetric
triangulation ; Dense point cloud: editing and classification ; Digital 35
elevation model: DSM/DTM export ; Georeferenced orthomosaic export ;
Measurements: distances, areas, volumes ; Ground control points: high
accuracy surveying ; Python scripts: customize processing workflow ;
Multispectral imagery processing ; 3D model: generation and texturing ;
4D modeling for dynamic scenes ; Panorama stitching ; Network
processing

  1. Pilihlah foto yang akan di modelkan, Pilihlah foto yang memiliki kualitas baik, seperti : tidak blur, kecerahan dan kontras foto cukup
  1. Buka software Agisoft Photoscan (versi yang digunakan adalah Agisoft Photoscan Professional Version 1.2.6. build 2834 (64 bit)
  2. Tambahkan foto yang akan digunakan dengan mengklik menu workflow > add photos atau klik add photos pada lembar kerja (workspace)1
  3. Masukkan foto yang telah dipilih2Setelah foto dimasukkan kita bisa mengecek lokasi pemotretan kamera dengan mengklik simbol kamera pada tool bar. 3Pada contoh : terlihat posisi kamera mengelilingi objek yang dipotret secara melingkar. Setelah dipanggil total foto yang akan diproses sebanyak 191 foto.
  4. Pada menu Workflow > Align Photos4Muncul pop up5

    Pada menu general terdapat accuracy dan pair perselection

    Akurasi memiliki 5 tingkatan dari terendah sampai tertinggi, (lowest sampai highest), untuk memprediksi tingkat akurasi posisi kamera yang lebih akurat, sedangkan pair perselection terdapat 3 pilihan, Generic, disabled, dan reference.

    Generic digunakan untuk mempercepat pengolahan hasil foto

    Reference digunakan jika foto memiliki acuan referensi, seperti GCP

    Pada menu advance terdapat key dan tie point limit, jika ingin membatasi point cloud yang terdeteksi bisa menggunakan batasnya seperti 4000, tetapi jika membatasi maka berikan nilai 0. Jika tidak dibatasi memungkinkan pencarian piksel yang bertampalan semakin banyak.

    Adaptive camera model fitting boleh dicentang boleh tidak, tidak terlalu berpengaruh terhadap hasil.

    Hasil proses tahap ini :

    6

  5. Tahap kedua, pada menu workflow > build dense cloud7
  6. Pilihlah quality yang akan diinginkan, konsepnya jika jumlah foto semakin banyak, kemudian diproses dengan tingkat akurasi tinggi maka waktu yang digunakan dalam proses pengolahan hasil semakin lama.Pada depth filtering terdapat 4 pilihan, dari filter yang kasar sampai paling halus, (Aggressive – disabled)Hasil tahap ini :

    8

  7. Build Mesh
  8. 9Pada general > surface typePilih arbitrary jika foto yang dimosaik untuk model 3D bangunanPilih height field jika mosaic untuk ortofoto

    Pada advanced > interpolation

    Pilih disable jika interpolasi hanya terfokus pada point cloud

    Pilih enable jika interpolasi terfokus pada point cloud dalam radius tertentu

    extrapolated : untuk interpolasi dengan batasan kotak kajian

    Hasil :

    10

  9. Klik workflow > Build texture
  10. 11
  11.  Pada general > mapping modeGeneric untuk membangun model bangunanOrtofoto untuk citra ortofoto

    Pada general > blending mode

    Mosaic : biasanya untuk membangun citra ortofoto, dengan pertampalan foto

    Average : menggunakan nilai rata-rata piksel pada foto

    Hasil :

    12

    Pada tahap ini sudah bisa diexport model 3D, Pada menu file > save as :  dengan berbagai format penyimpanan antara lain :

    13

    *** SEMOGA BERMANFAAT ***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s