PERENCANAAN JALUR TERBANG UAV OTOMATIS MENGGUNAKAN MISSION PLANER

Pengoperasian software Mission Planner  

Apa sih software ini? Software MP ini merupakan salah satu software yang dirancang untuk mempermudah user dalam perencanaan terbang otomatis dan biasanya digunakan untuk pemetaan. Sehingga perhitungan manual tentang skala, resolusi spasial, ketinggian, nilai overlap dan sidelap, dan lainnya bisa di dapatkan hasil perhitungan secara otomatis. Perencanaan seperti ini termasuk pada tahap Pra-akuisisi data (persiapan sebelum penerbangan). Mari kita mengenal terlebih dahulu MP ini, berikut ini adalah tampilan awal dari MP.

1

Pertama untuk merencanakan penerbangan kita klik menu fligth plan

2

Maka akan muncul tampilan menu pada flight plan, kita perlu mengisi home location untuk menunjukkan lokasi pemotretan yang akan dilakukan. Contoh : lokasi pemotretan berada di candi ijo. Kita perlu mengetahui koordinat lokasi pemotretan dan ketinggiannya. Untuk mendapatkan nilai koordinat tersebut bisa dengan memanfaatkan google earth. Dibawah menu action, terdapat pilihan jenis koordinat yang digunakan apakah Geografis atau UTM. Kita bisa memilih jenis satelit yang digunakan untuk mendapatkan display citra yang baik.

3

Pada contoh ini, lokasi kajian candi Ijo dengan koordinat seperti gambar diatas, satelit yang digunakan OviSateliteMap dengan koordinat geografis. Setelah memasukkan lokasi maka klik home location maka secara otomatis software akan mencari lokasi tersebut. Zoom bisa dilakukan dengan menaikkan kursor pada bagian sebelah kanan dari display tampilan layar.

Pada lokasi kajian klik kanan pilih Draw Polygon > add point. Hal ini bertujuan untuk membuat AOI (Area Of Interest) artinya untuk membuat area kajian yang akan dipotret. Kemudian akan muncul simbol merah, dan kita bisa mengatur, menambah dan mengurangi area kajian. Jika ingin menambahkan klik kanan Draw Poligon > add Polygon Point. Jika mengurangi klik kanan simbol yang ingin dihilangkan klik kanan delete. Jika ingin mengatur posisi AOInya dengan klik kiri tahan dan pindahkan posisi dari simbol merah yang diinginkan.

ella

Misalkan area yang dipotret teras bagian atas candi Ijo

8

Simbol hijau menunjukkan home location. Simbol merah menunjukkan area yang akan dipotret.

Kemudian kita akan membuat pengaturan rencana terbang. Klik kanan pada area kajian, klik Auto WP > Survey (Grid)

ella2

Maka akan muncul menu pop up baru, kemudian terdapat pilihan pengaturan pada menu simple.

Pada menu simple ini terdapat jenis kamera yang digunakan. Pilih jenis kamera yang digunakan untuk pemotretan. Mengatur sudut pemotretan akan mempengaruhi posisi jalur terbang (berwarna kuning), akan menggeser posisi apakah sejajar vertikal atau sejajar horizontal.

13

Pada tampilan display bisa mencentang pilihan boundary, marker, grid, interval, footprint, dan advanced option. Hal ini akan mempengaruhi hasil tampilan pada jendela kerja jalur terbang. Berikut ini jika semua dicentang pada menu display :

16

Pada menu stats terdapat hasil perhitungan luas area, distance, dan lainnya. Tapi pada menu ini masih perkiraan umum, kita bisa merinci lebih lanjut dengan mengatur hal lainnya. Maka centang advanced option, maka akan muncul tambahan menu grid option dan camera config :

18

Pada menu grid option kita bisa mengatur jarak antar jalur terbang, overlap, side lap, overshoot, dan mulai take off dari mana, biasanya dari titik home.

21

Pada menu camera configuration akan memberikan informasi karakteristik kamera yang kita gunakan untuk pemotretan dan nilai resolusi spasial yang akan didapatkan, luas pemotretan area yang didapat dilapangan, panjang focus, lebar dan panjang sensor, dll. Setelah itu kita bisa membaca hasil perhitungan di menu stats dari hasil pengaturan yang telah lengkap tadi. Terdapat luas area yang dipotret, jarak antar jalur terbang, jarak antar foto, resolusi spasial, jumlah foto yang akan diperoleh, footprint (hasil dari pengaturan overlap dan side lap), waktu terbang, dan interval pemotretan.

Catatan : untuk software ini jenis kamera yang terdapat pada software ini terbatas. Jadi sebelum melakukan penerbangan menggunakan software ini pastikan dulu jenis kameranya apa saja. Jenis kamera yang ada di software ini merupakan jenis kamera yang bisa digunakan untuk pemotretan otomatis saat di pemotretan di udara. Tidak semua jenis kamera memiliki kemampuan pemotretan otomatis. Salah satu jenis kamera yang memiliki kemampuan ini yaitu canon s100-S120 karena memiliki frameware berupa CHDK (Canon Hack Development Kit). Frameware yang digunakan untuk pemotretan otomatis dengan interval waktu tertentu yang diinstal di memori cardnya. (Pembahasan mengenai CHDK akan dibahas secara khusus di artikel berikutnya).

Setelah pengaturan rencana jalur terbang tersebut, klik save, Muncul pop up baru, dan isikan nama file rencana terbang dalam format .txt. Tampilan hasil di display kerja rencana terbang yang telah dibuat, seperti dibawah ini :

31

Untuk memanggil kembali jalur terbang yang telah dibuat dengan cara klik load WP file

32

Klik open, maka tampilan akan seperti dibwah ini :

33

Hasil perencanaan terbang akan tersimpan dengan format .txt. Untuk merencanakan misi rencana jalur terbang perlu di koneksikan dengan wahana dengan mengklik connect pada bagian pojok kanan atas pada tampilan menu utama.

*** SEMOGA BERMANFAAT ***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s