EKSTRAK LST (Land Surface Temperatur) LANDSAT 8 DENGAN SWA (Split Window Algorithm)

Landsat 8 membawa dua buah saluran thermal yang ada pada sensor TIRS yaitu pada saluran 10 dan saluran 11 yang masing memiliki panjang gelombang yang berbeda. Panjang gelombang pada band 10 berada pada panjang gelombang  10,5 mikro meter sampai dengan 11,5 mikro meter sedangkan pada band 11 yang berada di panjang gelombang antara 11,5 mikro meter sampai dengan 12,5 mikro meter.

Dua panjang gelombang pada saluran thermal ini sebenarnya cukup baik karena di band 10 kita dapat mengukur suhu yang lebih rendah sedangkan pada band 11 kita dapat mengukur suhu pada suhu yang tinggi sehingga interval suhu yang dapat di ukur akan semakin tinggi Akan tetapi hal ini dapat menjadi dilema karena kita sulit memutuskan kita menggunakan band yang mana. Sehingga paling baik jika keduanya di gabung menggunakan Algoritma Split Windows yang biasa di gunakan di SPOT.

SWA memiliki rumus dasar sebagai berikut:

57773c_77242d7719934ad393f39219528ba7e5-mv2

Dari rumus tersebut dapat di jabar kan lagi menjadi:

1. Nilai suhu kecerahan dapat di cari dengan fungsi berikut:

57773c_d9017953b2e64e3cba43434e3f4bba56-mv2

Nilai dari TOA Radiance di dapat dari:

57773c_a2ac9cd95c2d4805bbdcdd0247b4bc52-mv2

2.  Nilai A0, A1 dan A2 di dapat dengan fungsi berikut:

57773c_788446d8733b4b7b94288eec019f1690-mv2

Nilai dari α dan 𝑏 adalah koefisien regresi antara persamaan suhu dari hukum Planck dengan masing-masing band 10 dan ban 11 pada landsat 8, dari regresi tersebut di dapatkan nilai persamaan sebagai berikut:

57773c_2f28dcc1100b4edd92824d0ec2528a4c-mv2

Sedangkan nilai dari A, E1 dan E2  di dapat dari fungsi berikut ini:

 57773c_1aca6929895f412f85dd5f4b43d6d721-mv2

 𝜏𝑖(𝜃) adalah nilai dari Atmospheric transmittance  yang merupakan nilai hasil dari kalibrasi dari rumus SWA pada Landsat 8 karena memang SWA sering digunakan untuk citra dengan cakupan yang luas (NOAA – AVHRR, MODIS) maka jika digunakan untuk Landsat 8 perlu adanya kalibrasi nya. Nilai dari Atmospheric transmittance ini berdasarkan penelitian yang telah di lakukan oleh Qin dapat menggunakan model global hubungan antara Uap air dengan Atmospheric transmittance, model ini ada dua macam yang merupakn model bagi daerah mid latitude maupun model global transmitance, standart US 1976, model tersebut seperti tabel berikut:

57773c_5175dab5528a42f49758db77602ba89a-mv2

Dimana w adalah nilai dari Uap Air local yang bisa di dapat dari BMKG, sedangkan nilai ɛ𝑖 adalah nilai Emisivitas suatu wilayah yang nilainya berdasarkan tutupan lahan suatu daerah.

Jika semua data sudah di lakukan maka dapatlah hasil dari nilai suhu permukaan pada landsat 8 menggunakan metode SWA dalam satuan kelvin jika mau di rubah Celcius tinggal di samakan

 57773c_2936011fc7004cdeadc0811d5a8f8b47-mv2

Qin,  Zhihao, Yevgeny Derimian, and Arnom Karnieli.2014.  Derivation of Land Surface Temperature for Landsat-8 TIRS Using a Split Window Algorithm.Reasearch Paper.Sensors

Yang, Lei. YunGang CAO, XiaoHua Zhu.2014. Land Surface Temperature Retrieval for Arid Regions based on Landsat-8 TIRS data: a case Study in Shihezei Northwest China.Journal Arid Land No:6 Page 704-716 .www.springelink.com

*** SEMOGA BERMANFAAT ***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s